Wednesday, June 20, 2012
SFC JUARA
Sebab Gumbs dkk sudah mengemas total 73 poin, dan sudah tidak akan terkejar lagi oleh Persipura. Sebab tim berjuluk Mutiara Hitam ini jika memenangkan seluruh laga hanya mengemas 71 poin, sementara SFC masih menyisakan empat pertandingan.
Wednesday, March 28, 2012
5 Tempat dengan Harga Bensin Termahal di Dunia
5 tempat di dunia yang memiliki harga bensin tertinggi di dunia. dan inilah dia dari yang termurah :
5. Amsterdam, Belanda
Amsterdam telah sejak lama menjadi kota pejalan kaki sehingga harga Rp. 18.800 untuk satu liter bensin tidak akan memperlambat laju ekonomi di kota ini. Sepeda dan transportasi umum telah menjadi moda transportasi pilihan utama di kota yang indah ini.
4. Brussels, Belgia
Seperti kebanyakan negara di Eropa, harga sebesar Rp. 19.200 per liter bensin disebabkan tingginya pajak yang dikenakan pada bensin oleh Uni Eropa.
3. Monte Carlo, Monako
Produsen otomotif di Monte Carlo telah mendorong penggunaan energi alternatif karena tingginya harga bensin. Mobil bertenagakan listrik menjadi sebuah solusi untuk harga bensin sebesar Rp. 19.800 per liter. Meskipun bensin sebenarnya masih digunakan dalam sebuah mobil listrik, biaya untuk mengisi bensin menurun secara drastis dalam mobil yang telah didukung oleh tenaga listrik.
2. Asmara, Eritrea
Pembatasan dan seringnya kekurangan pasokan bensin membuat harga bensin di negara ini sangat tinggi. Dengan harga sekitar Rp. 22.600 per liter, anda dapat menghabiskan hampir sekitar Rp. 1.500.000 untuk mengisi penuh tangki sebuah mobil keluarga.
1. Istanbul, Turki
Kota ini menawarkan harga bensin tertinggi di dunia dengan harga Rp. 22.600 per liter. Tinginya harga ini disikapi oleh Walikota Kadir Topbas dengan merencanakan untuk menciptakan sebuah merek bahan bakar dengan harga ekonomis dan rantai pom bensin yang berlokasi di seluruh kota.
Sumber : http://riangold.wordpress.com
Wednesday, March 14, 2012
Alhamdulillah beguyur be...
Alhamdulillah beguyur be... itulah kata - kata yang aku ucapkan syukur kepada yang maha kuasa atas rezeki yang kau limpahkan kepada hamba mu ini ya Allah. Teradang kita lupa akan nikmat yang diberikan yang Maha Kuasa kepada kita. Tuhan akan menambah nikmat kita kalau kita selalu bersyukur kepada-Nya (Allah).
Kita jangan pernah merasa tidak pernah mendapatkan nikmat yang Allah berikan walaupun itu hanya secuil saja, sehingga kita tidak mensyukurinya. Karna Nikmat yang Allah berikan kepada kita bermacam - macam, dari Nikmat Kesehatan, Makan, Rezeki dan Lain.
Itulah kata - kata yang saya tulis mengenai Syukur yang Allah berikan kepada saya pada hari ini.
Alhamdulillah...
Itulah kata - kata yang saya tulis mengenai Syukur yang Allah berikan kepada saya pada hari ini.
Alhamdulillah...
Tuesday, November 29, 2011
Teknik Pengambilan Gambar
Teknik Pengambilan Gambar
|
|
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan perangkat kamera. Sebelum melakukan shooting ada baiknya jika seorang juru kamera persiapan-persiapan sebagai berikut:
- ·Penguasaan terhadap perangkat kamera yang akan digunakan. Sebaiknya mengikuti aturan penggunaan yang tertulis pada manual book. Pahami kelebihan dan kekurangannya.
- Setelah paham dengan seluk beluk kamera, pahami juga adegan apa dan teknik yang bagaimana yang diinginkan.
- Membuat breakdown peralatan yang akan digunakan seperti baterai, mikrofon, kabel extension, dll.
- Pastikan baterai dalam kondisi prima dan penuh, dan semua fasilitas di kamera berjalan dengan baik.
Dalam kegiatan produksi video/ film, terdapat
banyak jenis kamera yang digunakan. Pembagian jenis kamera video/ film
dibedakan atas media yang digunakan untuk menyimpan data (gambar &
suara) yang telah diambil.
Seperti halnya pada fotografi, gambar yang telah
diambil disimpan pada gulungan film. Namun pada kamera jenis ini,
disamping gulungan film juga terdapat pita magnetik untuk menyimpan data
suara. Dalam 1 detik pengambilan gambar, dibutuhkan sekitar 30 frame
film. Adapun jenis film yang digunakan adalah film positif (slide),
dimana untuk melihat isinya harus dicuci terlebih dulu di laboratorium
film dan diproyeksikan dengan menggunakan proyektor khusus.
Kamera jenis ini menyimpan data gambar dan suara pada pita magnetik. Secara umum terdapat 2 jenis kamera :
Analog (AV)
Data yang disimpan sebagai pancaran berbagai kuat
sinyal (gelombang) pada pita kamera perekam. Macam kamera jenis ini
antara lain VHS, S – VHS, 8mm, dan Hi – 8.
Digital (DV)
Kamera perekam video digital menyimpan data dalam
format kode biner bit per bit yang terdiri atas rangkaian 1 (on) dan 0
(off). Jenis kamera ini antara lain mini DV, dan Digital 8.
Secara umum bagian-bagian kamera video terdiri atas :
1. Baterai untuk catu daya
2. Tempat kaset
3. Tombol Zoom
4. Tombol Recorder
5. Port Output video / audio (bisa berupa analog ataupun digital)
6. Cincin Fokus
7. Jendela preview (View Fender)
8. Mikrofon
9. Tombol kontrol cahaya
10. Tombol Player (untuk memainkan kembali video).
11. Terminal DC Input.
Selain itu juga banyak terdapat fasilitas–fasilitas
tambahan yang berbeda antara kamera satu dengan kamera lainnya.
Fasilitas itu antara lain lampu infra merah untuk pengambilan gambar
pada tempat yang gelap, edit teks langsung dari kamera, efek-efek video
lain, slow motion dan masih banyak lagi.
Pengambilan gambar terhadap suatu objek dapat dilakukan dengan lima cara:
· Bird Eye View
Teknik
pengambilan gambar yang dilakukan dengan ketinggian kamera berada di
atas ketinggian objek. Hasilnya akan terlihat lingkungan yang luas dan
benda-benda lain tampak kecil dan berserakan.
· High Angle
Sudut
pengambilan dari atas objek sehingga mengesankan objek jadi terlihat
kecil. Teknik ini memiliki kesan dramatis yaitu nilai “kerdil”.
· Low Angle
Sudut
pengambilan dari arah bawah objek sehingga mengesankan objek jadi
terlihat besar. Teknik ini memiliki kesan dramatis yaitu nilai agung/ prominance, berwibawa, kuat, dominan.
· Eye Level
Sudut
pengambilan gambar sejajar dengan objek. Hasilnya memperlihatkan
tangkapan pandangan mata seseorang. Teknik ini tidak memiliki kesan
dramatis melainkan kesan wajar.
· Frog Eye
Sudut
pengambilan gambar dengan ketinggian kamera sejajar dengan alas/dasar
kedudukan objek atau lebih rendah. Hasilnya akan tampak seolah-olah mata
penonton mewakili mata katak.
Ukuran gambar biasanya dikaitkan dengan tujuan
pengambilan gambar, tingkat emosi, situasi dan kodisi objek. Terdapat
bermacam-macam istilah antara lain:
· Extreme Close Up (ECU/XCU) : pengambilan gambar yang terlihat sangat detail seperti hidung pemain atau bibir atau ujung tumit dari sepatu.
· Big Close Up (BCU) : pengambilan gambar dari sebatas kepala hingga dagu.
· Close Up
(CU) : gambar diambil dari jarak dekat, hanya sebagian dari objek yang
terlihat seperti hanya mukanya saja atau sepasang kaki yang bersepatu
baru
· Medium Close Up : (MCU) hampir sama dengan MS, jika objeknya orang dan diambil dari dada keatas.
· Medium Shot
(MS) : pengambilan dari jarak sedang, jika objeknya orang maka yang
terlihat hanya separuh badannya saja (dari perut/pinggang keatas).
· Knee Shot (KS) : pengambilan gambar objek dari kepala hingga lutut.
· Full Shot (FS) : pengambilan gambar objek secara penuh dari kepala sampai kaki.
· Long Shot (LS) : pengambilan secara keseluruhan. Gambar diambil dari jarak jauh, seluruh objek terkena hingga latar belakang objek.
· Medium Long Shot
(MLS) : gambar diambil dari jarak yang wajar, sehingga jika misalnya
terdapat 3 objek maka seluruhnya akan terlihat. Bila objeknya satu orang
maka tampak dari kepala sampai lutut.
· Extreme Long Shot (XLS):
gambar diambil dari jarak sangat jauh, yang ditonjolkan bukan objek
lagi tetapi latar belakangnya. Dengan demikian dapat diketahui posisi
objek tersebut terhadap lingkungannya.
· One Shot (1S) : Pengambilan gambar satu objek.
· Two Shot (2S) : pengambilan gambar dua orang.
· Three Shot (3S) : pengambilan gambar tiga orang.
· Group Shot (GS): pengambilan gambar sekelompok orang.
Gerakan kamera akan menghasilkan gambar yang berbeda. Oleh karenanya maka dibedakan dengan istilah-istilah sebagai berikut:
· Zoom In/ Zoom Out : kamera bergerak menjauh dan mendekati objek dengan menggunakan tombol zooming yang ada di kamera.
· Panning : gerakan kamera menoleh ke kiri dan ke kanan dari atas tripod.
· Tilting : gerakan kamera ke atas dan ke bawah. Tilt Up jika kamera mendongak dan tilt down jika kamera mengangguk.
· Dolly : kedudukan kamera di tripod dan di atas landasan rodanya. Dolly In jika bergerak maju dan Dolly Out jika bergerak menjauh.
· Follow : gerakan kamera mengikuti objek yang bergerak.
· Crane shot : gerakan kamera yang dipasang di atas roda crane.
· Fading : pergantian gambar secara perlahan. Fade in jika gambar muncul dan fade out jika gambar menghilang serta cross fade jika gambar 1 dan 2 saling menggantikan secara bersamaan.
· Framing : objek berada dalam framing Shot. Frame In jika memasuki bingkai dan frame out jika keluar bingkai.
Teknik pengambilan gambar tanpa menggerakkan kamera, jadi cukup objek yang bergerak.
· Objek bergerak sejajar dengan kamera.
· Walk In : Objek bergerak mendekati kamera.
· Walk Away : Objek bergerak menjauhi kamera.
Teknik ini dikatakan lain karena tidak hanya
mengandalkan sudut pengambilan, ukuran gambar, gerakan kamera dan objek
tetapi juga unsur- unsur lain seperti cahaya, properti dan lingkungan.
Rata-rata pengambilan gambar dengan menggunakan teknik-teknik ini menghasilkan kesan lebih dramatik.
· Backlight Shot: teknik pengambilan gambar terhadap objek dengan pencahayaan dari belakang.
· Reflection Shot: teknik pengambilan yang tidak diarahkan langsung ke objeknya tetapi dari cermin/air yang dapat memantulkan bayangan objek.
· Door Frame Shot: gambar diambil dari luar pintu sedangkan adegan ada di dalam ruangan.
· Artificial Framing Shot: benda misalnya daun atau ranting diletakkan di depan kamera sehingga seolah-olah objek diambil dari balik ranting tersebut.
· Jaws Shot: kamera menyorot objek yang seolah-olah kaget melihat kamera.
· Framing with Background: objek tetap fokus di depan namun latar belakang dimunculkan sehingga ada kesan indah.
· The Secret of Foreground Framing Shot: pengambilan objek yang berada di depan sampai latar belakang sehingga menjadi perpaduan adegan.
· Tripod Transition: posisi kamera berada diatas tripod dan beralih dari objek satu ke objek lain secara cepat.
· Artificial Hairlight: rambut objek diberi efek cahaya buatan sehingga bersinar dan lebih dramatik.
· Fast Road Effect: teknik yang diambil dari dalam mobil yang sedang melaju kencang.
· Walking Shot:
teknik ini mengambil gambar pada objek yang sedang berjalan. Biasanya
digunakan untuk menunjukkan orang yang sedang berjalan terburu-buru atau
dikejar sesuatu.
· Over Shoulder :
pengambilan gambar dari belakang objek, biasanya objek tersebut hanya
terlihat kepala atau bahunya saja. Pengambilan ini untuk memperlihatkan
bahwa objek sedang melihat sesuatu atau bisa juga objek sedang
bercakap-cakap.
· Profil Shot
: jika dua orang sedang berdialog, tetapi pengambilan gambarnya dari
samping, kamera satu memperlihatkan orang pertama dan kamera dua
memperlihatkan orang kedua.
Pustaka
- ·Baksin, Askurifai. 2003. Membuat Film Indie itu Gampang. Bandung: Katarsis.
- · Bawantara, Agung. 2005. Panduan Membuat Video Keluarga (Membuat Story Board/Story Line, Teknik Syuting, Teknik Editing, Teknik Mengisi Suara). Jakarta: Kawan Putaka.
- · Widagdo, M Bayu & Gora S, Winastwan. 2004. Bikin Sendiri Film Kamu (Panduan Produksi Film Indonesia). Yogyakarta: PD. Anindya.
Secara garis besar alur pembuatan video/film adalah sebagai berikut, pertama gambar adegan diambil dari lokasi sebagai stock shotXE “stock shot” kemudian stock shoot dicapture dari kamera ke PC dan kemudian diedit sesuai naskah skenario. Setelah proses editing selesai maka film siap ditonton.
Semua
shoot yang telah diambil oleh kameramen disimpandi dalam pita
kasetvideo, dan tentu saja belum urut sesuai dengan isi naskah. Kaset
video yang berisi adegan-adegan yang langsung diambil oleh kameramen
dinamakan kaset master.Kaset master inilah yang akan dimanfaatkan dalam
kegiatan editing.
Pada bagian ini, akan dibahas kegiatan editing dengan sumber (source) berupa data yang yang disimpan dalam pita, baik analog ataupun digital.
Kamera perekam digital menghasilkan video dengan
kualitas sangat tinggi dengan resolusi 500 baris, sedangkan kamera
analog S-VHS menghasilkan gambar dengan resolusi 250 baris, 8 mm
menghasilkan 350 baris, dan Hi-8 menghasilkan 400 baris. Kedua jenis
kamera ini mempunyai sinyal analog untuk outputnya. Sedangkan kamera
analog tidak mempunyai sinyal digital untuk outputnya. Berikut ini adalah bentuk port untuk analog dan digital.
Karena mempunyai sinyal digital, maka kamera
perekam digital tentu saja menghasilkan sinyal digital yang dengan mudah
dapat disalin ke komputer, diedit dan disalin kembali ke pita video
digital baru tanpa mengalami penurunan kualitas.
Sedangkan kamera analog mengkonversikannya (impor)
ke digital seringkali mengalami penurunan kualitas. Bahkan juga
kehilangan beberapa frame, sehingga apabila video diputar ulang akan
menjadi gerakan yang patah-patah. Beberapa hal yang mempengaruhi
kualitas gambar hasil capture apabila menggunakan sumber analog antara
lain :
- Jenis kabel yang digunakan.
- Semakin mahal harganya (karena bahannya berkualitas tinggi) maka penurunan kualitas gambar akan semakin sedikit.
- Panjang kabel.
- Semakin pendek kabel yang dipakai maka penurunan kualitas akan semakin sedikit.
- · Jenis Video Card yang dipakai untuk meng-capture video.
Beberapa produk kamera digital antara lain Mini-DV
buatan Canon, Panasonic, dan Sony yang menggunakan cartridge video
seukuran kotak korek api dapat menyimpan video dengan durasi 1 jam.
Kamera perekam digital high-end dari Sony menyimpan video dalam format DV, yang disimpan pada kaset analog 8 mm, hingga dinamai dengan video digital 8 mm.
Berikut ini adalah sistem standar yang harus dipenuhi untuk kebutuhan editing video digital.
Komputer edit
Perangkat keras untuk keperluan editing:
- Prosessor yang berkinerja tinggi, minimal Pentium III 500 Mhz atau yang lebih cepat.
- RAM minimal 128 Mb, dianjurkan 384 sampai 768 Mb
- Hardisk UltraDMA/33 dengan ruang kosong paling tidak mencapai 10 GB (video digital membutuhkan 183 MB per menit video).
- Graphic Card minimal PCI berkinerja tinggi dengan RAM 8 Mb, dianjurkan AGP berkinerja sangat tinggi dengan RAM 64 Mb.
- Monitor komputer minimal 15”.
- Sistem operasi Windows 98 SE, dianjurkan Windows 2000 atau Win Xp.
- Sound Card
- CD RW atau drive DVD-RAM
- Video Card (untuk merekam video analog), bisa juga berupa VGA card ataupun TV card yang mempunyai kanal video Input.
- IEEE 1394 Card / Fire Wire (untuk merekam video digital).
Software
Perangkat lunak untuk keperluan editing video, antara lain :
- Adobe Premiere 6.5
- Pinacle Studio 7
- Ulead Video Studio 7
- Vegas video 4
- MGI Video Wave II
- Power Director
- Windows Movie Maker
Media video adalah media motion picture “motion picture”
yang disertai dengan audio. Karena merupakan gambar yang bergerak maka
media video terdiri dari banyak sekali frame yang berbeda yang
merupakan satu kesatuan dari video itu sendiri. Dalam film dengan durasi
30 menit terdapat ribuan frame karena dalam satu detik secara normal
terdapat 30 frame gambar. Bila dihitung maka 30 frame X 1800 detik =
54000 frame. Satuan pengukuran yang digunakan adalah Hour : minutes : second : frame, yang merupakan durasi dari sebuah film ketika dimainkan. Satuan ini adalah satuan standar dari SMPTE atau Society of Motion Picture and Television Engineers.
Ada dua standar sinyal “standar sinyal” komposit yang digunakan, yaitu PAL (Phase Alternating Lite) dan NTSC (National Television Standart Commite).
PAL digunakan oleh siaran televisi pada kawasan Eropa dan sebagian
negara di Asia (termasuk Indonesia). Sedangkan NTSC digunakan oleh
Amerika Serikat dan Jepang. Standar frame pada PAL adalah 25 fps (frame persecond),
dan NTSC adalah 29,97 fps. Karena itu pesawat televisi yang di rumah
apabila diseting ke PAL maka akan berkedip sebanyak 25 kali dalam satu
detik.
Apabila kita melakukan kegiatan editing dengan
menggunakan komputer maka sebelumnya kita harus mempelajari
karakteristik video dalam komputer. Karakteristik itu meliputi jenis
ekstensi file video, ukuran frame video “frame video” , jumlah frame
per detik pada tiap file yang berbeda kompresor, serta driver codec
kompresor yang digunakan untuk membuat file video.
Dalam Microsoft Windows, file video yang umum
adalah mempunyai ekstensi Avi. Namun file video dengan ekstensi Avi
masih terbagi menjadi banyak jenis sesuai dengan driver codec
kompresornya, misalnya Microsoft Video, Microsoft DV, Intel Indeo(R),
Cinepak Codec by Radius, Autodesk FLC Compressor, Microsoft MPEG-4 Video
Codec V2, Microsoft RLE, M-JPG.
Selain ekstensi Avi juga terdapat ekstensi lain misalnya Mpg, Mpeg, dat (untuk VCD), Mov (untuk Quick Time è
Macinthos), Wmv, M1v dan masih banyak lagi. Namun file – file dengan
ekstensi seperti Mpg dan Mpeg dalam komputer digolongkan sebagai file
movie, sedangkan Avi sebagai file video. Untuk lebih jelas dalam
mempelajari karakteristik file – file tersebut perhatikan tabel berikut.
TABEL KARAKTERISTIK FILE VIDEO PC
|
Ekstensi
|
Kompresor
|
Ukuran
Frame
|
Warna
|
Freq
Sound
|
Frame
per detik
|
Size per
menit
|
|
AVI
|
Microsoft Video
|
640×480
|
Million
|
44Khz
|
25
|
10Mb
|
|
Microsoft DV PAL
|
720×576
|
Million +
|
48Khz
|
25
|
183Mb
|
|
|
Microsoft DV NTSC
|
720×480
|
Million +
|
48Khz
|
29
|
183Mb
|
|
|
Cinepak Codec Radius
|
640×480
|
Million
|
44Khz
|
15
|
2Mb
|
|
|
Intel Indeo (R)
|
640×480
|
Million
|
44Khz
|
25
|
10Mb
|
|
|
Autodesk FLC
|
640×480
|
256
|
44Khz
|
25
|
10Mb
|
|
|
Microsoft MPEG 4
|
640×480
|
Million
|
44Khz
|
25
|
10Mb
|
|
|
Microsoft RLE
|
640×480
|
Million
|
44Khz
|
25
|
700Kb
|
|
|
M-JPEG
|
640×480
|
Million
|
44Khz
|
25
|
10Mb
|
|
|
NTSC for Windows
|
640×480
|
Million
|
44Khz
|
29
|
10Mb
|
|
|
PAL for Windows
|
768×576
|
Million
|
44Khz
|
25
|
10Mb
|
|
|
Mpeg untuk VCD
|
|
352×288
|
Million
|
44Khz
|
25 PAL
29 NTSC
|
10Mb
|
|
Mpeg untuk DVD
|
|
720×576
|
Million +
|
48Khz
|
25 PAL
29 NTSC
|
20Mb
|
|
Mpeg untuk SVCD
|
|
480×576
|
Million
|
44Khz
|
25 PAL
29 NTSC
|
15Mb
|
|
MOV
|
|
320×240
|
Million
|
22Khz
|
15
|
250Kb
|
Keterangan
: yang dicetak tebal merupakan ukuran paten yang tidak dapat diubah
parameternya, sedangkan lainnya masih bisa diubah sesuai keinginan kita
pada saat akan melakukan proses rendering video.
Jenis file tersebut berhubungan dengan kualitas gambar yang dimunculkan. Kualitas gambar DV Avi tentu berbeda jauh dengan format Mpeg untuk VCD. Perhatikan dua gambar di bawah ini :
Gambar 1 (DV Avi) mempunyai ukuran frame 720×576,
gambar 2 (Mpeg) mempunyai ukuran frame 352×288, sedangkan gambar 3
adalah merupakan gambar 2 yang telah diperbesar hingga menyamai gambar
1, sehingga terlihat kasar. Seperti itulah kira–kira perbedaan kualitas
gambar dari 2 jenis file yang berbeda.
Merekam (capture) video analog ke dalam PC tidak
dapat dilakukan tanpa bantuan Card khusus. Ada 2 jenis card untuk
kegiatan ini :
a. Card
“Card” yang dirancang khusus untuk kegiatan editing video analog. Card
seperti ini dinamakan video card, dengan ciri terdapat jalur input dan
output baik untuk video ataupun audionya. Misalnya Pinacle DC 10, Miro
Video DC 30, Matrox Marvel G400-TV. Ketiga card tersebut menggunakan
algoritme codec (kompresor / dekompresor) M -JPEG untuk membuat file
Avinya. User tidak diperkenankan memilih kompresor lain selain M-JPEG.
Karena itu apabila jalur video outputnya dihubungkan dengan TV, pada
TV akan keluar gambar sesuai dengan file Avi yang diaktifkan, dengan
syarat file Avi tersebut menggunakan kompresor M -JPEG. Selain kompresor
itu maka tidak akan muncul gambar apapun pada TV.
b. Card
yang tidak dirancang khusus untuk kegiatan editing video analog, namun
dapat dimanfaatkan. Ciri utama card jenis ini adalah mempunyai jalur
input video. Misalnya AGP Card atau TV Card yang mempunyai line input
video analog. Bila menggunakan card ini, user bebas memilih dalam
menentukan driver codec kompresornya. Selain itu, karena tidak mempunyai
jalur audio, maka dibutuhkan sound card untuk dapat merekam audionya
sekaligus.
Cara menghubungkan rangkaian analog secara sistematis
Contoh dibawah adalah bila dengan menggunakan video
card “video card” dari Pinnacle sistem DV 500 yang mempunyai kanal
untuk analog.
Langkah merekam video analog.
Langkah dalam proses perekaman video analog”video analog” adalah sebagai berikut :
· Pastikan
seluruh peralatan dalam keadaan siap, baik itu sumber video (kamera
atau VTR), PC dengan video card-nya, serta TV untuk preview.
· Hubungkan seluruh peralatan secara sistematis dan benar.
· Setelah
PC menyala, pastikan software untuk merekam telah tersedia. Biasanya
video card khusus juga menyertakan software yang diapakai untuk merekam
video. Namun apabila software yang sesuai hardware tidak ada, dapat
digunakan bantuan software lain. Misalnya Video Capture, Adobe Premiere,
Windows Movie maker, atau Ulead Video Studio.
· Setinglah
jalur video input dengan benar, yaitu S – Video atau Composite. Apabila
salah dalam setting ini, maka tidak akan keluar gambar pada layar
capture.
Hal yang perlu dipertimbangkan bila merekam video analog ke dalam PC antara lain :
- Prosessor tidak dapat mendigitalkan video analog yang direkam dengan cukup cepat.
- Solusi : pilihlah prosessor berkinerja tinggi keluaran terbaru.
- Hardisk tidak dapat berputar cukup cepat untuk dapat menulis data analog yang telah diubah ke data digital oleh prosessor.
- Solusi : pilihlah hardisk jenis SCSI, atau yang mempunyai rpm tinggi.
- Jangan membuka aplikasi lain yang menghabiskan sumber daya sistem pada saat merekam video.
- Apabila hardisk menggunakan format FAT 32, jangan merekam dengan kapasitas melebihi ukuran 4 GB. Karena FAT 32 tidak dapat melakukan hal tersebut. Solusi : bila operasi sistem adalah Win 2000 maka ganti dengan format NTSF, atau dengan cara memotong– motong perekaman bila tetap menggunakan FAT 32.
- Jangan menggunakan kabel yang terlalu panjang untuk penghubung antara source (VTR ataupun kamera) dengan PC. Kabel yang terlalu panjang dapat menurunkan kualitas gambar.
- Bila Card yang yang digunakan merekam tidak terdapat jalur audio inputnya, maka gunakan bantuan sound card. Pilihlah chanel audio IN atau Auxilary XE “Auxilary” .
- Bila software memungkinkan user untuk dapat memilih compresor codecnya, maka pilihlah yang paling ringan untuk meringankan beban kerja prosessor. Atau dapat juga dengan cara mengurangi seting kualitas dalam codec.
· Apabila hasil yang diinginkan adalah akan disimpan dalam format video CD, untuk menghemat kerja maka pilihlah video card yang dapat langsung menulis rekaman dalam format Mpeg,
Untuk merekam video digital “video digital” dari
sumber digital tidak diperlukan video card khusus. Yang diperlukan
hanyalah sebuah card dengan nama IEEE 1394 atau lebih dikenal dengan
nama Fire Wire Card. Card ini hampir mirip dengan USB (Universal Serial Bus),
perbedaanya hanyalah pada kecepatan transfer data yang dilakukan. Oleh
karena itu ada beberapa kamera video digital yang menggunakan port USB
sebagai penghubung antara kamera dan PC. Sekarang ini ada beberapa
produk sound Card digital yang menyertakan port Fire Wire selain port
untuk MIDI dan Joy Stick.
Bila menggunakan Card IEEE 1394 maka tidak perlu
lagi adanya hubungan antar line video analog input–output, atau audio
analog input–output. Karena data input sudah merupakan data digital,
secara otomatis beban kerja prosessor menjadi lebih berkurang. Selain
itu kelebihan sistem perekaman digital ini adalah user dapat
mengendalikan semua kontrol device melalui software pada PC. Bila ingin
memutar ulang, memainkan atau mulai merekam video pada kamera atau
sumber digital lainnya maka user tidak perlu memencet tombol PLAY,
REWIND, RECORD yang terdapat pada kamera tersebut, tetapi cukup hanya
dengan sekali klik pada mouse maka komputer akan memberi perintah pada
kamera untuk mengerjakan itu semua.
Beberapa video card analog yang menyertakan IEEE
1394 antara lain produk Pinacle System DV500, dan Pinacle Pro One RTDV.
Card ini sangat fleksibel digunakan, karena bila source yang akan
direkam buka video digital maka digunakan kanal analognya, demikian pula
sebaliknya.
Cara menghubungkan rangkaian digital secara sistematis
Contoh dibawah adalah bila dengan menggunakan video
card dari Pinnacle sistem DV 500 yang mempunyai kanal untuk analog dan
digital.
Kamera digital punya rangkaian elektronik sendiri dalam mengkompresi data video yang datang dari CCD (charge coupled device) sebelum ditulis ke tape digital.
Dengan standart industri codec DV yang tidak
menghilangkan data dengan mempertahankan kualitas yang lebih baik, akan
menghasilkan gambar dengan kualitas sangat tinggi yang tidak pernah
mengalami penurunan kualitas (seperti konversi dari analog ke digital
lalu mengekspor kembali ke analog setelah diedit).
Windows Movie Maker merupakan program Microsoft Windows XP yang digunakan untuk kegiatan editing video. Program tersebut secara default dapat dicari dalam menu Accessories pada Start menu.
Adapun langkahnya adalah :
- Buka aplikasi program ini.
- Setelah semua peralatan telah terhubung dengan benar, tekan tombol Record atau Ctrl + R agar komputer mulai merekam.
- Bila menggunakan video analog, setelah langkah di atas maka tekan tombol PLAY pada kamera atau VTR.
- Namun bila menggunakan video digital dan melakukan transfer dengan sistem digital maka begitu tombol record pada program ditekan secara otomatis kamera digital akan berputar memainkan kaset video dan komputer akan merekamnya.
- Tekan tombol STOP pada program bila telah selesai. Dan tombol STOP pada kamera analog.
- Simpan file yang telah direkam dengan ekstensi WMV, atau AVI pada tempat yang ditentukan.
Kelebihan program Ulead Video Studio 7 adalah dapat
menyimpan video yang direkam kedalam hardisk langsung dalam format Mpeg
VCD, atau DVD. Dengan demikian user tidak perlu melakukan proses
konversi file Avi ke Mpeg, dengan syarat pada saat merekam harus
dilakukan dengan sistem digital.
Adapun langkahnya adalah sebagai berikut :
- Hubungkan seluruh peralatan dengan benar. Bila user menggunakan Windows XP dan sistem digital, begitu peralatan terhubung dan source digital dalam keadaan ON maka secara otomatis Windows akan memanggil program capturing video.
- Bila menggunakan sistem analog, setelah langkah nomer 1 diatas selanjutnya adalah buka aplikasi ini.
- Pilih Tab Capture
- Pilih Format penyimpanan yang dikehendaki (PAL DV, NTSC DV, VCD, atau DVD).
- Tentukan di direktori mana file akan disimpan.
- Tekan tombol Capture Video untuk mulai perekaman. Bila menggunakan sistem digital maka secara otomatis kamera akan memutar kaset begitu tombol record di komputer ditekan.
- Bila menggunakan sistem analog, tekan tombol PLAY pada kamera atau sumber lainnya.
- Tekan tombol stop capture bila telah selesai.
Adobe Premiere adalah program yang populer untuk
mengedit film berbasis PC. Premiere banyak digunakan oleh amatir maupun
profesional untuk menghasilkan film dokumenter ataupun profesional.
Premiere menyediakan berbagai macam efek-efek yang dapat disisipkan atau
diaplikasikan pada clip-clip hasil pengimporan.
Program Premiere ringan dijalankan pada
komputer standar serta tidak memerlukan peralatan yang super canggih.
Berikut adalah spesifikasi kebutuhan perangkat komputer untuk editing
film.
Kebutuhan Minimum :
- Prosesor Intel Pentium (100% kompatibel).
- Sistem operasi Windows 95, 98, NT atau XP.
- RAM 64MB.
- Harddisk minimum 200MB.
- CD-ROM Drive.
- Monitor 14 “.
Kebutuhan yang dianjurkan :
- Prosesor Intel Pentium 4 (100% kompatibel).
- Sistem operasi Windows 98 SE, 2000, atau XP.
- RAM 256MB.
- VGA Card 4D 32MB.
- Harddisk 40 GB (jika bisa lebih) untuk menyimpan clip sementara. Pilih harddisk cepat proses baca (rpm tinggi).
- CD-RW Drive.
- Monitor 17” (lebih baik lagi apabila NTSC monitor).
- Sound Card dan speaker.
- Analog Converter untuk menerima input signal analog dari kamera.
- Card Acceleration, seperti Matrox dan Pinnacle yang digunakan untuk mempercepat proses render.
Pustaka
- Alim Sumarno,2003.Video Editing Digital.TP Unesa
- Baksin, Askurifai. 2003. Membuat Film Indie Itu Gampang. Bandung: Katarsis.
- Bawantara, Agung. 2005. Panduan Membuat Video Keluarga (Membuat Story Board/Story Line, Teknik Syuting, Teknik Editing, Teknik Mengisi Suara). Jakarta: Kawan Putaka.
- Chandra, Handi. 2003. Profesional Video Editing Premire 6.5. Palembang: Maxicom.
- Wijaya, Didik. 2003. Premiere Magic Digital Video Editing. Bogor: Antero
Sunday, February 27, 2011
Doa Cinta Sang Pengantin
Ya Allah,
Andai Kau berkenan, limpahkanlah rasa cinta kepada kami,
Yang Kau jadikan pengikat rindu Rasulullah dan Khadijah Al Qubro
Yang Kau jadikan mata air kasih sayang
Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az Zahra
Yang Kau jadikan penghias keluarga Nabi-Mu yang suci.
Yang Kau jadikan pengikat rindu Rasulullah dan Khadijah Al Qubro
Yang Kau jadikan mata air kasih sayang
Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az Zahra
Yang Kau jadikan penghias keluarga Nabi-Mu yang suci.
Ya Allah,
Andai semua itu tak layak bagi kami,
Maka cukupkanlah permohonan kami dengan ridhlo-Mu
Jadikanlah kami Suami & Istri yang saling mencintai di kala dekat,
Saling menjaga kehormatan dikala jauh,
Saling menghibur dikala duka,
Saling mengingatkan dikala bahagia,
Saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan,
Serta saling menyempurnakan dalam peribadatan.
Andai semua itu tak layak bagi kami,
Maka cukupkanlah permohonan kami dengan ridhlo-Mu
Jadikanlah kami Suami & Istri yang saling mencintai di kala dekat,
Saling menjaga kehormatan dikala jauh,
Saling menghibur dikala duka,
Saling mengingatkan dikala bahagia,
Saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan,
Serta saling menyempurnakan dalam peribadatan.
Ya Allah,
Sempurnakanlah kebahagiaan kami
Dengan menjadikan perkawinan kami ini sebagai ibadah kepada-Mu
Dan bukti ketaatan kami kepada sunnah Rasul-Mu. Amin..
Sempurnakanlah kebahagiaan kami
Dengan menjadikan perkawinan kami ini sebagai ibadah kepada-Mu
Dan bukti ketaatan kami kepada sunnah Rasul-Mu. Amin..
Kata kata lembut yang kita bisikkan pada pasangan kita
Tersimpan disuatu tempat rahasia di Surga
Pada suatu hari, mereka aka berjatuhan bagaikan hujan, lalu tersebar
Dan misteri cinta kita akan tumbuh bersemi
Disegala penjuru bumi
Tersimpan disuatu tempat rahasia di Surga
Pada suatu hari, mereka aka berjatuhan bagaikan hujan, lalu tersebar
Dan misteri cinta kita akan tumbuh bersemi
Disegala penjuru bumi
(Jalaaluddin Ar Rumi)
Cinta,
Ruh yang mengalir lembut,menyenangkan, bersinar, jernih dan ceria
Ruh yang mengalir lembut,menyenangkan, bersinar, jernih dan ceria
Cinta,
Ruh yang mengalir lembut, menyesakkan, bederai, jerih dan badai
Tetapi dalam sebuah ikatan yang Allah halalkan
Ruh yang mengalir lembut, menyesakkan, bederai, jerih dan badai
Tetapi dalam sebuah ikatan yang Allah halalkan
Cinta sejati akan berpesan
“Bukan kita tersenyum karena kita bahagia, tetapi kita bahagia karena kita tersenyum”
“Bukan kita tersenyum karena kita bahagia, tetapi kita bahagia karena kita tersenyum”
( Salim A. Fillah, Baarakallaahu Laka, Bahagianya Merayakan Cinta)
Ketika Tuhan menulis Takdir-Nya, Tuhan
juga menuliskan Satu Nama dalam hidupku.
Bertahun aku menunggu Satu Nama itu.
juga menuliskan Satu Nama dalam hidupku.
Bertahun aku menunggu Satu Nama itu.
Akhirnya hari ini
terjawab sudah penantian itu,…
terjawab sudah penantian itu,…
Kamu adalah Takdir ku…
Menyatukan mimpi menjadi harap
Menyatukan asa menjadi doa
Menyatukan hati tuk bersama
Menerima apa yang ada
Menyatukan asa menjadi doa
Menyatukan hati tuk bersama
Menerima apa yang ada
Mencipta indah yang tiada
Meluruhkan rindu dalam pertemuan
Menautkan janji dalam ikrar suci
Menerima, menjaga, bukan tuk hari ini
namun tuk selamanya
Meluruhkan rindu dalam pertemuan
Menautkan janji dalam ikrar suci
Menerima, menjaga, bukan tuk hari ini
namun tuk selamanya
Melangkah dijalan baru
Tak hanya berdua
namun membawa seluruh pengharapan sepanjang jalan
Merayakan saat ini dengan suka cita
Tak hanya berdua
namun membawa seluruh pengharapan sepanjang jalan
Merayakan saat ini dengan suka cita
Pertemuan dua hati
Peleburan segala putih niatan
semoga Tuhan melanggengkan
Apa yang t’lah Ia pertautkan
Peleburan segala putih niatan
semoga Tuhan melanggengkan
Apa yang t’lah Ia pertautkan
Subscribe to:
Posts (Atom)
Arena Sport 1
MotoGp Delta
-
Mengenal Video/film editing Alur Produksi Program Video Secara garis besar alur pembuatan video/film adalah sebagai berikut, pe...
-
Sriwijaya FC : Tahun ini ( 2012 ) Sriwijaya FC memastikan diri sebagai Kampiun Indonesia Super League (ISL) 2011/12 usai menaklukan Per...
